UXGwYckfCgmqHszQE5iamiTBKMiIQBNym46UNkvU
Lembar Nasihat

Bukti Keberadaan Allah (Bagian ke-1)

 



Jika ada seseorang membawa sepiring donat dan berkata, “Ini donat ajaib, tidak ada yang memasak, tiba-tiba langsung jadi donat.” Mungkin kita akan tertawa dan berkata, “Bohong” Mustahil tepung, telur, gula, pengembang, garam, dan mentega tiba-tiba bersatu menjadi adonan kemudian membentuk donat dan melompat ke penggorengan. Kita akan anggap “gila” jika ada yang percaya ucapan tersebut.

Namun ternyata ada yang lebih gila daripada itu. Yaitu orang-orang yang berani mengatakan bahwa manusia terjadi begitu saja dan Tuhan itu tidak ada. Padahal menciptakan manusia jauh lebih susah daripada membuat donat. Jangankan membuat manusia, satu sel tubuh manusia pun tidak akan bisa dibuat walaupun seluruh para pakar dunia berkumpul dan bekerja sama.

Satu sel tubuh manusia bahkan lebih rumit daripada pesawat tempur F-35 Lightning yang bisa menjadi siluman sehingga tidak terlihat oleh radar. Di dalam satu sel tubuh manusia terdapat DNA-DNA yang membawa sifat dari orangtuanya. Dan hebatnya sel tersebut hidup dan dapat memperbanyak diri dengan cara membelah diri.

Setiap sel, baik sel tulang, rambut, kulit, darah, mata, daging, jantung, usus atau hati, tercipta dengan sangat rumit dan sempurna. Sel-sel yang sejenis berkumpul dan membentuk jaringan-jaringan sehingga terbentuk organ tubuh. Dan organ-organ tubuh saling bekerja sama membentuk sistem yang bekerja di luar kendali manusia.

Jika jaringan pipa PDAM di kota Tenggarong diangkat ke permukaan bumi, maka jaringan tersebut tidak sebanding dengan pipa-pipa yang mengalirkan darah yang mengantarkan makanan, minuman, oksigen serta mengambil sampah dari seluruh sel-sel tubuh.Saking rapinya jaringan darah tersebut, sehingga seandainya ditusukkan jarum di bagian manapun di tubuh manusia maka akan keluar darah karena disana terdapat jaringan pipa-pipa darah.

Jika jaringan kabel listrik di kota Tenggarong ditarik, maka kabel-kabel tersebut tidak akan dapat menyaingi kabel-kabel listrik yang ada di tubuh manusia. Tubuh manusia memiliki kabel-kabel syaraf yang mengantarkan perintah dari otak untuk mengatur kerja tubuh. Jika syaraf terputus maka organ menjadi lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Saking rapinya jaringan syaraf tersebut sehingga di manapun bagian tubuh manusia ditusuk jarum maka akan terasa sakit karena syaraf akan mengantarkan informasi tersebut ke otak.

Kita belum berbicara kerumitan sistem-sistem yang lain seperti penglihatan, pendengaran, pernafasan, pencernaan, rangka tubuh dan lain-lain. Dan tubuh memiliki pertahanan diri yang bisa mencegah kerusakan sistem-sistem tersebut.

Jika darah terlalu kental, maka kondisi tersebut akan membahayakan organ-organ tubuh. Manusia tidak bisa mengetahui setiap saat seberapa kental darah di dalam tubuhnya. Tetapi tubuh manusia tahu dan membunyikan alarm “haus” yang membuat manusia mencari air untuk diminum.

Jika ada racun dalam makanan, manusia tidak dapat melihat racun tersebut. Tetapi tubuh mengetahuinya. Lambung akan berkontraksi yang membuat manusia muntah untuk membuang racun. Demikian juga dengan usus besar akan menyerap air sebanyak-banyaknya agar tubuh mencret sehingga racun tersebut dapat dikeluarkan.

Jika ada bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh, manusia mungkin tidak menyadarinya. Tapi tubuh bereaksi membentuk anti bodi untuk membunuh bakteri atau virus tersebut. Manusia tidak mampu mengontrol secara sadar pertempuran antara tubuh dengan bakteri atau virus. Yang manusia ketahui hanyalah tubuh menjadi panas dan demam akibat dahsyatnya pertempuran.

Bahkan lebih hebatnya lagi, selesai pertempuran, tubuh manusia mencatat ciri-ciri bakteri atau virus tersebut. Ketika bakteri atau virus dengan jenis yang sama menyerang kembali, maka tubuh telah memiliki anti bodi sehingga menjadi lebih imun.

Saat ada sel-sel yang rusak, maka tubuh akan memperbaiki sel-sel tersebut. Seandainya kulit manusia tersayat pisau dan terluka, maka tubuh akan membentuk jaringan baru yang menyatukan kulit tersebut. Dokter hanya bisa menjahit luka, namun yang menyatukan kulit dengan kulit, syaraf dengan syaraf, urat dengan urat bukanlah dokter.

Ketika manusia memakan gula atau hal-hal yang manis, maka darah menjadi manis. Darah yang terlalu manis akan merusak tubuh. Untuk menetralisir agar darah tidak terlalu manis maka pankreas akan mengeluarkan enzym insulin. Jika manusia terus memakan makanan yang manis secara terus menerus maka pankreasnya akan rusak sehingga manusia akan menderita diabetes sehingga membutuhkan insulin yang disuntikkan ke dalam tubuh.

Penciptaan manusia yang luar biasa ini membuktikan adanya Allah SWT sebagai Al Khaaliq (sang Maha Pencipta). Kita sebagai makhluq (hasil ciptaan) tidak akan bisa menjangkau ilmu Allah SWT. Sebagian manusia karena kebodohannya menolak keberadaan Allah SWT.

Ubay bin Khalaf mendatangi Nabi Muhammad SAW dengan membawa tulang unta kemudian dihancurkannya dihadapan Nabi, “Hai Muhammad, siapa yang akan menghidupkan tulang hancur ini?” Kemudian Allah SWT menurunkan ayat 78-79 di dalam surah Yasin yang artinya:
“Dan dia membuat bagi Kami satu perumpamaan; sedangkan dia melupakan kejadian (diri)nya; dia berkata: ‘Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, padahal ia telah hancur luluh?” Katakanlah (Nabi Muhammad SAW): “Ia akan dihidupkan oleh Yang menciptakannya pada kali pertama. Dan Dia Maha Mengetahui segala ciptaan.” (QS: Yasin Ayat 78-79)"
Mereka mengumpamakan Al Khaaliq dengan makhluq-makhluq yang lemah. Bagi mereka tidak mungkin ada Dzat yang Maha Kuasa. Mereka menentang hari kiamat dan membantah bahwa semua yang mati akan dihidupkan kembali. Mereka yakin saat mati tidak akan dihidupkan kembali karena hal itu tidak mungkin menurut akal pikiran mereka. Padahal bukti bahwa Allah SWT mampu menghidupkan kembali adalah Allah SWT mampu menciptakan mereka. Bukankah menciptakan pertama kali lebih susah daripada mengulanginya kembali.

Makhluq hidup terdiri dari jasad, pikiran dan ruh. Bagian tersulit dari penciptaan manusia tentulah ruh. Jika jasad manusia bersifat fana (tidak kekal) maka ruh manusia bersifat abadi. Setelah diciptakan dia akan kekal abadi hanya saja tempatnya berpindah-pindah.

Ruh juga merupakan hal yang sangat misteri karena ruh tidak dapat dilihat, diraba atau dirasakan dengan penciuman. Ruh adalah rahasia yang hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Nabi Muhammad SAW ditanya tentang masalah ruh. Allah SWT kemudian menurunkan ayat yang artinya:
"Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit. (QS. Al Isra ayat 85)"
Allah SWT menciptakan manusia dari tidak ada menjadi ada. Tiga ratus tahun yang lalu tidak satupun manusia yang hidup saat ini ada di masa itu. Jadi seseorang yang membantah adanya sang Pencipta, dia harus menjawab darimana dia berasal. Di dalam Al Quran dinyatakan:
"Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur). (QS. Ar Rum ayat 19)"
Dari benda mati, Allah SWT mudah mengeluarkan darinya benda yang hidup. Contoh biji kurma adalah benda mati. Ia hanyalah jasad tanpa ruh. Biji kurma yang sudah disimpan bertahun-tahun, jika di taruh di tanah dan disiram air, maka dia akan mengeluarkan pohon kurma yang hidup. Dari pohon kurma yang hidup dia akan mengeluarkan biji-biji kurma yang sesungguhnya adalah benda-benda mati.

Bahkan Allah SWT di ayat tersebut menyatakan bisa menghidupkan bumi yang sudah mati. Padang pasir yang sangat luas, jika diturunkan air hujan akan muncul kehidupan sesudahnya. Sebagaimana perumpamaan yang disampaikan Allah SWTdi dalam Al Quran:
"Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (QS. Al Hajj ayat 5)"
Wallahu a’lam bisshowab.


Posting Komentar

Translate